Banyak pemilik bisnis baru menyadari merek dagang mereka bermasalah saat sudah terlambat. Saat ada pesaing mendaftarkan nama yang mirip, atau saat produk Anda tidak bisa masuk ke pasar ekspor karena konflik merek di luar negeri. Di sinilah pentingnya memahami sistem klasifikasi merek yang berlaku saat ini di Indonesia.
Indonesia mengikuti sistem Klasifikasi Nice, yakni sistem internasional yang membagi barang dan jasa ke dalam 45 kelas. Sejak Januari 2026, Indonesia resmi mengadopsi edisi terbaru Klasifikasi Nice ke-12, yang membawa sejumlah perubahan signifikan pada definisi dan cakupan beberapa kelas.
Apa yang Berubah dalam Klasifikasi Merek Terbaru?
Perubahan ini terdengar teknis, tapi dampaknya sangat nyata untuk bisnis Anda:
- Kelas produk digital dan SaaS diperluas. Layanan berbasis cloud, aplikasi mobile, dan perangkat lunak sebagai layanan kini masuk ke kelas yang lebih spesifik. Jika bisnis Anda bergerak di sektor teknologi dan mendaftarkan merek sebelum 2026, ada kemungkinan cakupan perlindungan Anda tidak lagi mencakup produk baru yang Anda luncurkan.
- Produk kesehatan dan kecantikan direklasifikasi. Beberapa produk suplemen dan kosmetik berpindah kelas. Ini berarti pesaing yang jeli bisa mendaftarkan merek serupa di kelas yang belum Anda daftari, dan secara hukum hal tersebut diperbolehkan.
- Jasa konsultasi dan profesional diperinci. Kelas 35 dan 45 mengalami perubahan paling besar. Bisnis konsultasi, agensi, dan firma profesional perlu memeriksa ulang apakah deskripsi jasa dalam pendaftaran mereka masih akurat.
"Merek yang tidak diperbarui adalah merek yang perlahan kehilangan perlindungannya. Bukan karena dicuri, tapi karena pemiliknya tidak memperhatikan."
Bagaimana Cara Mengecek Status Merek Anda?
Langkah pertama adalah masuk ke sistem PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) milik DJKI di pdki-indonesia.dgip.go.id dan cari nama merek Anda. Perhatikan kelas pendaftaran dan deskripsi barang/jasa yang terdaftar.
Tanyakan pada diri sendiri: apakah bisnis Anda sekarang menjual produk atau layanan yang tidak tercantum dalam pendaftaran merek Anda? Jika ya, Anda berpotensi tidak terlindungi di segmen bisnis tersebut.
Jika merek Anda didaftarkan lebih dari lima tahun lalu tanpa pembaruan deskripsi, ini waktu yang tepat untuk melakukan audit menyeluruh. Pasar bergerak cepat — pendaftaran merek Anda harus mengikutinya.
Kapan Anda Perlu Khawatir?
Ada tiga kondisi yang harus segera ditindaklanjuti:
- Anda baru meluncurkan lini produk atau layanan baru yang belum pernah ada saat mendaftar merek.
- Anda berencana ekspansi ke pasar internasional dalam 12 bulan ke depan.
- Ada perusahaan lain yang bergerak di bidang serupa dan mulai aktif membangun merek mereka di Indonesia.
Dalam ketiga kondisi ini, menunggu bukan pilihan yang bijak. Biaya mendaftarkan perluasan merek jauh lebih kecil dibandingkan biaya sengketa merek di pengadilan, yang bisa memakan waktu bertahun-tahun dan ratusan juta rupiah.
Ingin kami audit portofolio merek Anda dan pastikan perlindungannya masih relevan? Hubungi tim kami. Proses audit biasanya selesai dalam satu minggu kerja.